Spread the love

(Mataram, 28/05/2021) Mulai tahun 2012, Webometrics menerapkan empat indikator penilaian perangkingan perguruan tinggi di tingkat dunia yakni presence (20%), impact (50%), openness (15%), dan excellence (15%) sebagai kriteria penilaian. Openness dan Excellence sangat berkaitan erat dengan repository dan publikasi ilmiah baik mahasiswa maupun dosen di perguruan tinggi tersebut. Oleh sebab itu, salah satu point yang tertuang dalam peraturan Kemenristekdikti Nomor: B/323/B.B1/SE/2019 adalah “lulusan program sarjana dan program sarjana terapan menyusun skripsi atau laporan tugas akhir dan mengunggahnya ke repository perguruan tinggi yang diintegrasikan ke portal repository tugas akhir mahasiswa Kemenristekdikti (https://rama.ristekbrin.go.id/), kecuali apabila dipublikasikan di jurnal”.


Peraturan ini menjadi dasar pentingnya peningkatan kemampuan mahasiswa dalam (1) hal publikasi ilmiah yang disusun dari hasil penelitian skripsi atau tugas akhirnya dan (2) meningkatkan jumlah sitasi publikasi (h-indek) di perguruan tinggi khususnya para dosen. Di samping itu, mahasiswa harus melihat rekam jejak riset dosen pembimbingnya serta melakukan sitasi pada tugas akhir (skripsi) sebagai rujukan utama dan dapat dipertanggungjawabkan jika berkaitan erat dengan topik yang mereka teliti. Namun, fakta di lapangan, masih ditemukan mahasiswa yang belum menguasai teknik penulisan referensi atau rujukan di skripsi ataupun karya ilmiah yang siap dipublikasikan.

Kondisi ini menjadi dasar kuat oleh Dr. Nurhayati, S.TP., M.P selaku Ketua Program Studi Teknologi Hasil Pertanian untuk melakukan workshop bagi mahasiswa semester akhir yang sedang menyusun proposal atau skripsi. Pemateri pada workshop ini adalah salah satu dosen Prodi Teknik Pertanian yang sedang menempuh pendidikan Doktor di Universitas Airlangga yang kebetulan juga sebagai Chief Editor JTAM (Jurnal Terakreditasi Nasional Grade 2). Materi workshop terdiri dari: (1) Kebijakan Pemerintah Tentang Tugas Akhir Mahasiswa, (2) Pengenalan Google Scholar Sebagai Sumber Rujukan Tugas Akhir; dan (3) Teknik Literatur Review dan Menulis Referensi Menggunakan Mendeley. Dampak positif di masa mendatang adalah menghasilkan publikasi ilmiah yang berkualitas dari skripsi atau tugas akhir mahasiswa dan meningkatkan jumlah sitasi publikasi dosen lingkup FAPERTA UMMAT. Implikasinya adalah meningkatkan rangking UMMAT di tingkat internasional.

Foto : Mahasiswa peserta workshop mendeley

Kegiatan dilaksanakan selama 1,5 jam dengan jumlah peserta yang hadir sebanyak 23 orang dan tetap mematuhi prokes. Hal ini dilakukan agar hasil maksimal, dimana setiap mahasiswa sungguh-sungguh menguasai software Mendeley. Dalam kesempatannya Kaprodi Teknologi Hasil Pertanian FAPERTA UMMAT (Dr. Nurhayati, S.TP., M.Si.) menyampaikan besar harapannya agar kegiatan ini terus berlanjut ke prodi yang lain dan nantinya dipatenkan menjadi program tahunan di FAPERTA bagi mahasiswa-mahasiswa yang akan atau sedang mengambil MK Metode Penelitian atau MK Skripsi.

Anacardium occidentale

TINGKATKAN KUALITAS PUBLIKASI, FAPERTA UMMAT MENGGELAR WORKSHOP TEKNIK PENULISAN REFERENSI PADA TUGAS AKHIR MAHASISWA
%d bloggers like this: